CIANJUR (Suara Karya) Menpora Andi Malarangen memberi perhatian besar terhadap upaya revitalisasi gerakan pramuka Ini dibuktikan antara lain dalam kunjungannya ke Kabupaten Cianjur yang telah ditetapkan sebagai “Kabupaten Pramuka” oleh Bupati Tje-jep Muchtar Soleh.
Dengan disambut lebih dari seribu anggota Pramuka, hari Kamis (18/3) pagi, Menpora tiba di Cianjur untuk meresmikan Gedung Sekretariat Kwartir Gerakan Pramuka Kabupaten Cianjur. Kehadiran Menpora disambut dengan kesenian khas Cianjuran, mamaos dan maenfo atau pencak silat aliran Cikalong oleh anggota Pramuka,
Menurut Ketua Kwarcab Cianjur yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Cianjur, Dadang Sufianto, sebelumnya Kwarcab tidak memiliki sekretariat tetap sehingga harus mengalami beberapa kali pindah lokasi. Hal tersebut tentu saja dapat mengganggu upaya gerakan revitalisasi Pramuka di Cianjur, sebagai Kabupaten yang telah ditetapkan sebagai Kabupaten
Pramuka pada tahun 2010. Dalam sambutannya, Menpora berharap dengan diresmikannya gedung sekretariat Kwarcab Cinajur ini maka Pramuka di daerah ini dapat terus meningkatkan keterampilannya. “Kita berharap anak-anak muda kita terus mendapatkan latihan kepemimpinan, latihan kemandirian, keijasama tim dan kemudian bisa terhindar dari berbagai macam kegiatan yang negatif dan godaan-godaan yang salah arah,” kata Menpora
Tampak hadir pula Azrul Azwar sebagai Ketua Kwamas, Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh, Gu-bemur Jawa Barat Akhmad Heryawan, Ketua Kwarda Jawa Barat Utang Muchta dan Presiden Federasi Pencak Silat Internasional, Eddie M. Nalapraya
Pada peresmian tersebut diserahkan sertifikat dan gedung Sekretariat Kwarcab oleh Bupati kepada Ketua Kwarcab Sufianto. Sedangkan Gubernur Jawa Barat meletakan batu pertama Pembangunan Gedung Aula Kwarcab Cianjur.
Latar Belakang Cianjur Kabupaten Pramuka
Keprihatinan Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka (Kamabinas), Kak DR. H.Susilo Bambang Yudhoyonoterhadap berkurangnya secara drastis eksistensi dan peran aktif para anggota Pramuka di tengah masyarakat telah membuka kembali perhatian banyak kalangan. Disadari atau tidak, Pramuka saat ini sangat terlambat, atau bahkan tertinggal jauh dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada.
Oleh karena itu, pada tanggal 14 Agustus 2006, bertepatan dengan peringatan HUT Gerakan Pramuka ke-45, beliau mulai mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka, yang selanjutnya diikuti oleh pembahasan RUU Gerakan Pramuka
Kamabinas menyerukan agar revitalisasi ini mendapatkan prioritas dari pihak-pihak terkait.
Beliau pun menegaskan bahwa Revitalisasi Gerakan Pramuka adalah pemberdayaan Pramuka,baik secara personal para anggotanya maupun secara kolegial kelembagaan, yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan untuk lebih meningkatkan peran, fungsi dan tugas pokok Gerakan Pramuka, serta memperkokoh eksistensinya di tengah masyarakat yang semakin maju ini.
Seruan Kamabinas ini mendapatkan sambutan yang positif dari Gerakan Pramuka Jawa Barat. Seluruh jajaran Majelis Pembimbing Daerah dan Kwartir Daerah Jawa Barat, melalui koordinasi pemda Provinsi Jawa Barat, guna mendukung Revitalisasi Gerakan Pramuka, mencanangkan pula Jawa Barat sebagai Provinsi Pramuka.Dukungan terhadap Revitalisasi Gerakan Pramuka ini didasari adanya keprihatinan yang samaterhadap kondisi aktual Gerakan Pramuka khususnya, dan generasi muda pada umumnya.
Selain itu, materi revitalisasi dinilai kualified untuk menyikapi kemerosotan yang terjadi. Secara singkat, Revitalisasi ini tertuang dalam esensinya, yaitu mewujudkan Gerakan Pramuka yang :
1. Eksis dan hidup dinamis
2. Menjaga keseimbangan proses kreatifitas dan inovasi dalam menyikapi perkembangan
jaman, dengan tetap mempertahankan sistem nilai patriotisme dan kebangsaan yang selama ini
telah menjadi warna Gerakan Pramuka
3. Berdaya guna dan disukai kaum muda, sehingga mampu menjadi wadah alternatif
pembinaan intelektual, mental dan spiritual.
Hal itu telah difahami sepenuhnya oleh Kwartir Cabang Cianjur, hingga bersama-sama dengan
Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur merasa berkewajiban untuk turut pula menyokong
revitalisasi ini. Bentuk nyata dari dukungan tersebut adalah dicanangkannya Kabupaten Cianjur
sebagai Kabupaten Pramuka, artinya Kabupaten yang menyadari akan pentingnya pembinaan
generasi muda sebagai upaya mempersiapkan generasi penerus pembangunan.
Bagaimana pendapat Kakak tentang Kabupaten yang di Pramukakan ?.
0 komentar:
Posting Komentar